TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Tim SAR gabungan masih melakukan pencarian terhadap seorang warga yang dilaporkan hanyut setelah perahu ketinting yang ditumpanginya terbalik di Sungai Kayan, Desa Long Bia, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan, Kalimantan Utara.
Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (10/3/2026) sekira pukul 15.15 WITA saat korban bersama rekannya memancing di Sungai Kayan. Perahu ketinting yang mereka gunakan dilaporkan terbalik setelah dihantam arus sungai.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Tarakan, Syahril mengatakan pihaknya menerima informasi kejadian tersebut dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bulungan.
“Informasi awal kami terima dari Kalak BPBD Bulungan pada Selasa (10/3/2026) sekira pukul 18.55 WITA mengenai adanya perahu ketinting yang terbalik di Sungai Kayan, Desa Long Bia,” ujarnya, Rabu (11/3/2026).
Ia menjelaskan, dalam kejadian tersebut satu orang saksi berhasil menyelamatkan diri dengan menepi ke daratan, sementara satu korban lainnya dilaporkan hanyut terbawa arus bersama perahu yang terbalik.
Korban diketahui bernama Yos (40), warga Desa Long Bia, Kecamatan Peso, Kabupaten Bulungan. Hingga saat ini korban masih dalam pencarian oleh tim SAR gabungan.
Pada hari kedua operasi pencarian, Rabu (11/3/2026), tim SAR gabungan telah melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan metode pencarian visual.
“Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian di sekitar lokasi kejadian, namun hingga sore hari ini korban belum ditemukan,” kata Syahril.
Setelah pencarian dilakukan sepanjang hari, operasi SAR sementara dihentikan pada Rabu (11/3/2026) pukul 18.00 WITA dan dilanjutkan kembali pada Kamis (12/3/2026) pagi besok.
Syahril menambahkan, pencarian melibatkan sejumlah unsur SAR yang terdiri dari Unit Siaga SAR Bulungan, Koramil Peso, BPBD Kabupaten Bulungan, serta keluarga dan masyarakat setempat.
Berdasarkan laporan di lapangan, kondisi cuaca di lokasi pencarian dilaporkan cerah sehingga tidak menghambat proses operasi SAR yang sedang berlangsung.
Dalam operasi tersebut, tim SAR gabungan mengerahkan sejumlah peralatan, di antaranya satu unit rescue boat, satu unit rubber boat, perlengkapan medis, serta peralatan komunikasi.
“Operasi pencarian dilanjutkan kembali pada besok dengan menyisir area di sekitar lokasi kejadian untuk menemukan korban,” ujarnya. (saf)










