TANJUNG SELOR, Headlinews.id – Kesejahteraan sosial dan kerukunan masyarakat Bulungan mendapat apresiasi di tingkat nasional. Pemkab Bulungan menerima Piagam Penghargaan Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) 2025 dari Kementerian Dalam Negeri, menegaskan komitmen daerah dalam menjaga harmoni, memperkuat toleransi, dan memelihara kedamaian di tengah keberagaman etnis, budaya, dan agama.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Direktur Jenderal Politik dan Pemerintahan Umum (Dirjen Polpum) Kemendagri, Dr. Drs. Bahtiar, M.Si, kepada Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Bulungan, Dharmawan, yang mewakili Bupati Bulungan, Syarwani, pada Senin (17/11/2025).
Dharmawan menjelaskan, penghargaan ini menjadi bukti nyata kerja sama seluruh elemen masyarakat Bulungan dalam menjaga stabilitas sosial.
“Penghargaan ini mencerminkan hasil kolaborasi antara pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan warga. Harmoni yang kita jaga bersama inilah yang menjadi fondasi kemajuan daerah,” ujarnya.
Menurut Dharmawan, Indeks Harmoni Indonesia tidak hanya angka atau penilaian administratif, tetapi menggambarkan kemampuan daerah dalam membangun dialog antar kelompok, menjaga keamanan, dan meminimalisir konflik sosial.
“Ini cerminan nyata dari upaya kita menjaga Bulungan tetap aman, inklusif, dan harmonis,” tambahnya.
Ia menegaskan, penghargaan ini menjadi dorongan bagi Pemkab Bulungan untuk terus meningkatkan program penguatan kebangsaan dan kapasitas aparatur, serta memperluas partisipasi masyarakat dalam menjaga keharmonisan.
“Kami akan terus memperkuat pencegahan konflik, pendidikan toleransi, dan ruang dialog lintas komunitas agar Bulungan selalu menjadi contoh wilayah yang rukun,” jelas Dharmawan.
Bupati Bulungan, Syarwani, menyampaikan apresiasi kepada seluruh lapisan masyarakat atas peran aktif mereka dalam menjaga keharmonisan daerah.
“Penghargaan ini bukan milik pemerintah saja, tetapi milik masyarakat Bulungan. Konsistensi warga dalam memelihara kerukunan menjadi faktor utama keberhasilan ini,” kata Syarwani.
Ia menambahkan, keberhasilan Bulungan menunjukkan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan komunitas lokal.
“Kerja sama yang solid inilah yang membuat Bulungan tetap kondusif dan berdaya saing, sekaligus menjadi modal penting bagi pembangunan daerah ke depan,” ungkapnya.
Dharmawan menekankan Pemkab Bulungan akan melanjutkan berbagai program yang mendukung stabilitas sosial dan memperkuat persatuan.
“Keharmonisan masyarakat adalah kekuatan utama kita. Dengan menjaganya, Bulungan tidak hanya aman dan rukun, tetapi juga siap menghadapi berbagai tantangan pembangunan,” tutupnya. (rn)










