TARAKAN, Headlinews.id– Paspor Simpatik menjadi salah satu program unggulan Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan pada awal 2026, dengan membuka pelayanan paspor di hari libur guna memudahkan masyarakat dalam mengakses layanan keimigrasian.
Program Paspor Simpatik tersebut dilaksanakan dalam rangka Hari Bakti Imigrasi (HBI), sekaligus sebagai upaya peningkatan kualitas pelayanan publik.
Melalui layanan ini, masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu pada hari kerja tetap dapat mengajukan permohonan paspor di luar jam operasional normal.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan, Okky Setyawan mengatakan pelayanan paspor simpatik merupakan pelayanan paspor di luar jam kerja yang secara khusus dibuka pada hari Sabtu.
Khusus bulan Januari 2026, Kantor Imigrasi Tarakan telah dan akan melaksanakan layanan ini pada tanggal 10, 17, dan 24 Januari.
“Pelayanan paspor simpatik ini kami laksanakan di luar jam kerja. Untuk Kantor Imigrasi Tarakan, layanan dibuka pada hari Sabtu, yakni tanggal 10 dan 17 Januari, serta akan kembali dilaksanakan pada tanggal 24 Januari 2026,” ujar Okky.
Ia menjelaskan, untuk saat ini pelayanan paspor simpatik masih dilaksanakan di Kantor Imigrasi Kelas II TPI Tarakan. Namun, pihaknya tetap membuka peluang untuk pelaksanaan layanan paspor jemput bola melalui program Eazy Paspor apabila terdapat permohonan dari masyarakat atau instansi di wilayah kerja Imigrasi Tarakan.
“Pelayanan paspor simpatik saat ini kami buka di kantor. Tetapi apabila ada permohonan pelayanan paspor melalui Eazy Paspor, tentu akan kami tindak lanjuti,” katanya.
Selain pelayanan paspor simpatik, masih dalam rangka HBI, pihaknya juga melaksanakan berbagai kegiatan sosial sebagai bentuk kedekatan dengan masyarakat.
Kegiatan tersebut antara lain bakti sosial ke panti asuhan, serta kegiatan donor darah yang dijadwalkan akan dilaksanakan pada 20 Januari 2026.
Okky menegaskan, Paspor Simpatik tidak hanya berorientasi pada kemudahan pelayanan, tetapi juga menjadi salah satu program unggulan dalam mendukung peningkatan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP).
Dengan membuka layanan pada akhir pekan, Kantor Imigrasi Tarakan dapat menjangkau masyarakat yang pada hari kerja tidak memiliki waktu mengurus paspor.
“Melalui paspor simpatik, kami memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengurus paspor di akhir pekan. Di sisi lain, program ini juga menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan PNBP dari sektor pelayanan paspor,” jelasnya.
Ia menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap pelayanan paspor simpatik cukup baik. Pada pelaksanaan layanan di minggu sebelumnya, sudah melayani sebanyak 13 pemohon paspor, dengan mekanisme pelayanan yang sama seperti hari kerja.
“Alhamdulillah, antusias masyarakat cukup baik. Proses pelayanan tetap sama, hanya saja petugas kami melaksanakan pelayanan di hari Sabtu,” ujarnya.
Lebih lanjut, Okky menyampaikan pada tahun 2026 pihaknya juga tengah fokus pada pembangunan Zona Integritas menuju Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Berbagai inovasi dan program pelayanan, termasuk Paspor Simpatik, akan terus dikembangkan.
“Ke depan, kami akan terus menghadirkan program-program pelayanan paspor yang memudahkan masyarakat, sejalan dengan komitmen kami dalam pembangunan zona integritas menuju WBBM,” pungkas Okky. (saf)










