TANA TIDUNG, Headlinews.id – Pemerintah Kabupaten Tana Tidung mulai mematangkan rencana pelaksanaan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSLP) Tahun Anggaran 2026 dengan meninjau langsung lokasi yang akan menjadi sasaran kegiatan di kawasan Pusat Pemerintahan Tana Tidung.
Peninjauan lapangan tersebut dilakukan bersama manajemen PT MIP dan dipimpin Sekretaris Daerah Tana Tidung, H. Hersonsyah, pada Senin (26/1/2026).
Kegiatan ini bertujuan memastikan rencana program TJSLP dapat selaras dengan kebutuhan daerah, khususnya dalam mendukung upaya pelestarian lingkungan.
Sekda Tana Tidung H. Hersonsyah mengatakan, salah satu fokus utama TJSLP 2026 diarahkan pada kegiatan penghijauan dan penataan lingkungan di kawasan pusat pemerintahan yang terus berkembang.
“Program TJSLP ini kita arahkan agar memberikan dampak nyata. Penghijauan menjadi salah satu prioritas karena berkaitan langsung dengan kualitas lingkungan dan kenyamanan kawasan pemerintahan,” ujar Hersonsyah.
Menurutnya, peninjauan lapangan penting dilakukan sejak tahap perencanaan agar program yang dijalankan tidak hanya bersifat simbolis, tetapi benar-benar sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.
“Kami memastikan lokasi, konsep, dan teknis pelaksanaan sudah jelas sejak awal, sehingga program yang dijalankan pada 2026 nanti bisa tepat sasaran dan berkelanjutan,” jelasnya.
Hersonsyah menambahkan, kolaborasi antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah, terutama pada sektor lingkungan yang membutuhkan komitmen jangka panjang.
“Sinergi ini harus terus dijaga. Pemerintah daerah membuka ruang kerja sama, dan perusahaan turut berkontribusi melalui program TJSLP yang sejalan dengan arah pembangunan daerah,” katanya.
Ia berharap, rencana TJSLP 2026 yang difokuskan pada penghijauan dapat memberikan manfaat ekologis sekaligus memperkuat wajah kawasan Pusat Pemerintahan Tana Tidung sebagai ruang yang tertata dan ramah lingkungan.
“Harapannya, manfaat program ini tidak hanya dirasakan saat ini, tetapi juga dalam jangka panjang bagi masyarakat dan daerah,” pungkas Hersonsyah. (*/hr)










