NUNUKAN, Headlinews.id — Pentingnya pendidikan kebangsaan kembali disuarakan Anggota DPRD Kaltara, Rismanto. Ia mendorong Perda Penyelenggaraan Pendidikan Pancasila dan Wawasan Kebangsaan dijalankan lebih konkret agar manfaatnya dirasakan hingga lingkungan RT.
Dorongan tersebut disampaikan Rismanto saat melaksanakan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosper) di Nunukan. Ia menilai penguatan nilai Pancasila tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial atau pembahasan formal semata.
“Pancasila itu harus hadir di tengah kehidupan masyarakat, bukan hanya di ruang-ruang pendidikan formal. Implementasinya perlu terasa sampai lingkungan RT,” ujarnya.
Ia menekankan masyarakat di wilayah perbatasan seperti Nunukan membutuhkan penguatan wawasan kebangsaan yang berkelanjutan.
Perubahan pola pikir generasi muda di tengah derasnya arus digital, kata dia, membuat pendidikan ideologi bangsa harus dilakukan lebih masif.
“Nunukan adalah beranda depan negara. Warga perbatasan harus kuat secara ideologi agar tidak mudah terpengaruh oleh perkembangan yang datang dari luar,” tutur anggota Fraksi NasDem tersebut.
Menurutnya, Perda Nomor 8 Tahun 2024 telah memberikan dasar hukum yang jelas bagi pemerintah daerah untuk menyelenggarakan pendidikan Pancasila secara terstruktur.
Mulai dari pembinaan generasi muda, kolaborasi dengan lembaga pendidikan, hingga kerja sama bersama tokoh masyarakat dan organisasi kemasyarakatan.
Rismanto menegaskan DPRD Kaltara akan mengawal pelaksanaan Perda tersebut dan mendorong pemerintah provinsi menyiapkan program yang benar-benar menyentuh masyarakat.
“Pelaksanaan Perda harus berdampak nyata. Pemerintah perlu membuat program yang jelas, terukur, dan melibatkan sekolah, organisasi kepemudaan, hingga desa dan kelurahan,” tegasnya. (*/saf)










