TARAKAN, Headlinews.id – Keterbatasan akses transportasi menuju wilayah perbatasan Krayan, Kabupaten Nunukan, mendorong Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara meminta dukungan pesawat TNI Angkatan Udara untuk membantu pengangkutan sembako serta mobilitas masyarakat di daerah tersebut.
Gubernur Kalimantan Utara, Zainal A. Paliwang mengatakan pihaknya telah berupaya menjalin komunikasi dengan jajaran TNI untuk membantu distribusi logistik dan transportasi masyarakat di wilayah perbatasan yang memiliki akses terbatas.
Salah satunya mengajukan permohonan bantuan armada penerbangan kepada Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU) untuk mengangkut kebutuhan masyarakat di wilayah perbatasan, khususnya Krayan dan Apau Kayan.
“Yang lalu kita minta bantuan ke KSAU untuk membantu penerbangan armada mengangkut penumpang dan barang bagi saudara-saudara kita di perbatasan Krayan dan Apau Kayan, khususnya Krayan di Kabupaten Nunukan,” kata Zainal, Jumat (13/3/2026).
Ia menjelaskan, setelah permohonan tersebut, Pemprov Kaltara kembali menyurati Panglima TNI dengan tembusan kepada KSAU. Dari komunikasi tersebut, TNI kemudian memberikan dukungan penerbangan menggunakan pesawat CN215 untuk membantu pengangkutan sembako dan penumpang menuju wilayah Krayan.
“Alhamdulillah kita diberi lagi slot pesawat CN215 untuk mengangkut sembako-sembako saudara kita di Krayan dan juga penumpang,” ujarnya.
Namun, dukungan penerbangan tersebut tidak berlangsung lama. Zainal menjelaskan, awalnya slot penerbangan dijadwalkan selama empat hari. Akan tetapi pesawat tersebut kemudian ditarik kembali oleh TNI AU karena adanya kebutuhan yang lebih mendesak di tempat lain.
“Kita mendapat slot sebenarnya empat hari, tetapi karena sesuatu hal pesawat itu ditarik lagi oleh KSAU karena ada kepentingan yang lebih penting. Sehingga kegiatan pesawat CN215 di Kaltara hanya berlangsung tanggal 11 dan 12, dan pada tanggal 13 Maret sudah ditarik kembali untuk keperluan yang lebih penting di pusat,” jelasnya.
Meski demikian, Gubernur menegaskan pihaknya akan terus melakukan komunikasi dengan pihak TNI AU, termasuk dengan Lanud Anang Busra Tarakan, untuk kembali memperoleh dukungan penerbangan bagi masyarakat di wilayah perbatasan.
“Saya selalu berupaya untuk terus berkomunikasi dengan KSAU dan Lanud Anang Busra agar kita bisa kembali memohon bantuan kepada Panglima TNI untuk mengangkut sembako dan masyarakat di wilayah Krayan,” katanya.
Zainal mengakui dirinya tidak mengetahui secara pasti jumlah logistik maupun penumpang yang telah diangkut menggunakan pesawat tersebut. Data tersebut, menurutnya, berada di pihak Lanud yang mengelola operasional penerbangan.
“Saya tidak tahu persis jumlahnya berapa, karena yang mengetahui secara detail ada di Lanud. Tetapi yang jelas bantuan pesawat ini sangat membantu masyarakat kita di wilayah Krayan,” ujarnya.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI atas dukungan yang telah diberikan untuk membantu masyarakat di daerah perbatasan Kalimantan Utara.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Panglima TNI, Bapak KSAU, dan Komandan Lanud Anang Busra yang telah memfasilitasi bantuan pesawat untuk mengangkut sembako dan masyarakat ke wilayah Krayan,” pungkasnya. (saf)










