TARAKAN, Headlinews.id – Pemerintah Provinsi Kalimantan Utara terus berupaya menjaga keharmonisan antarumat beragama di tengah perayaan hari besar keagamaan yang berlangsung berdekatan di wilayah Kaltara.
Gubernur Kalimantan Utara Zainal Arifin Paliwang mengatakan koordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota terus dilakukan guna memastikan situasi daerah tetap aman dan kondusif.
“Kita selalu berkomunikasi dengan FKUB di kabupaten dan kota. Insyaallah semuanya dapat berjalan dengan baik sehingga situasi di wilayah Kaltara tetap aman dan kondusif,” ujar Zainal.
Selain menjaga kerukunan antarumat beragama, pemerintah provinsi juga memberikan perhatian pada persiapan arus mudik menjelang Hari Raya Idulfitri. Gubernur mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik agar selalu mengutamakan keselamatan.
“Bagi saudara-saudara kita yang akan mudik, saya mengingatkan agar selalu berhati-hati dalam perjalanan dan memastikan kondisi kendaraan benar-benar siap sebelum berangkat,” katanya.
Sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat, Pemprov Kaltara juga menyiapkan program angkutan mudik gratis yang dijadwalkan mulai dilaksanakan pada 18 Maret 2026.
“Insyaallah pada tanggal 18 nanti kita akan melaksanakan program angkutan mudik gratis bagi masyarakat dari Tanjung Selor menuju wilayah Kalimantan Timur,” jelasnya.
Program tersebut rencananya akan menggunakan armada bus Damri untuk membantu masyarakat yang ingin pulang kampung. Meski demikian, jumlah kuota peserta mudik gratis masih akan diumumkan secara resmi pada saat peluncuran program tersebut.
Zainal menegaskan pemerintah daerah akan terus berupaya memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung kelancaran perjalanan mudik.
“Program mudik gratis ini menggunakan armada Damri. Untuk arus baliknya nanti akan kita lihat kembali menyesuaikan dengan ketersediaan anggaran, mudah-mudahan bisa disiapkan juga bagi masyarakat yang kembali,” pungkasnya. (saf)










