Senin, Oktober 26, 2026
Headlinews.id
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home Nunukan

Mutasi ASN Nunukan Diminta Berbasis Sistem Merit

by Redaksi 2
28 September 2026
in Nunukan, Parlemen
A A
Mutasi ASN Nunukan Diminta Berbasis Sistem Merit

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Nunukan, Gat Khaleb menyoroti proses mutasi dan promosi ASN dalam Rapat Paripurna beberapa waktu lalu.

NUNUKAN, Headlinews.id – Pengisian jabatan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Nunukan diminta lebih mengedepankan sistem merit, sistem pengelolaan kepegawaian yang menempatkan atau mengembangkan ASN berdasarkan kualifikasi, kompetensi, kinerja, dan kebutuhan organisasi, bukan karena kedekatan pribadi atau faktor politik.

Ketua Fraksi Demokrat DPRD Nunukan Gat Khaleb menilai penempatan ASN, khususnya pada jabatan pimpinan tinggi atau eselon II, juga perlu mempertimbangkan keterwakilan wilayah. Ia mempertanyakan apabila proses tersebut justru lebih banyak dipengaruhi kedekatan maupun dukungan politik.

“Kalau kita bicara promosi dan mutasi, apalagi untuk jabatan pimpinan tinggi atau eselon II, yang pertama harus dilihat itu kompetensinya, kapasitasnya, profesionalitasnya. Keterwakilan wilayah juga penting. Jangan sampai orang ditempatkan karena dekat dengan siapa atau karena mendapat dukungan dari siapa,” ujar Gat.

BACA JUGA
  • Zainal Paliwang Bidik Lulusan PNN Isi Kebutuhan Tenaga Kerja Industri
  • Denda Tunggakan PBB-P2 Bulungan Dihapus, Berlaku hingga Akhir Tahun
  • Lima Peserta Berebut Kursi Sekda Nunukan, Asesmen Digelar di LAN Makassar

Ia juga mempertanyakan posisi hasil penilaian Baperjakat dalam menentukan kebijakan mutasi dan promosi ASN. Menurutnya, penilaian tersebut harus benar-benar menjadi bahan pertimbangan, bukan hanya memenuhi tahapan administratif.

Kompetensi, kapasitas dan profesionalitas dinilai perlu menjadi dasar utama dalam setiap proses mutasi maupun promosi ASN.

“Baperjakat kan sudah melakukan penilaian. Pertanyaannya, hasil penilaian itu kemudian dipakai atau tidak? Karena kalau hanya sebatas proses formal, sementara keputusan akhirnya sudah ada sebelum penilaian dilakukan, fungsi penilaiannya menjadi tidak berarti,” katanya.

Gat juga menyinggung informasi mengenai adanya tim lain yang disebut memiliki pengaruh lebih besar dibandingkan hasil penilaian Baperjakat. Ia meminta mekanisme tersebut diperjelas agar tidak menimbulkan persoalan dalam tata kelola birokrasi.

Baca Juga  Kementerian PUPR Siapkan Studi Pengendalian Banjir Sungai Sembakung, Wilayah Perbatasan Langganan Banjir Tahunan

“Kalau memang ada penilaian dari tim lain yang lebih berkuasa daripada Baperjakat, ini yang perlu kita pertanyakan. Dasarnya apa, kewenangannya seperti apa. Karena kalau seperti itu, menurut saya tidak sehat untuk birokrasi,” ucapnya.

Menurut Gat, persoalan tersebut juga berkaitan dengan posisi ASN yang pada dasarnya bekerja berdasarkan aturan dan loyal kepada pimpinan yang sedang menjabat. Karena itu, karier ASN seharusnya tidak dipengaruhi oleh anggapan mengenai keberpihakan politik.

“ASN itu bekerja untuk negara dan pemerintahan. Siapa pun yang menjadi atasannya, dia tetap harus loyal dan menjalankan tugas. Jadi jangan kemudian ASN dinilai berdasarkan dia mendukung siapa atau dekat dengan siapa. Kariernya harus dilihat dari kinerja dan kompetensinya,” tuturnya.

Ia kemudian menyinggung perubahan posisi ASN yang terjadi dalam kebijakan mutasi dan promosi. Gat menyebut ada ASN yang mendapat kenaikan jabatan, berpindah posisi hingga mengalami penurunan jabatan.

“Yang terjadi sekarang ini kan ada yang naik kelas, ada yang lompat kelas, ada juga yang turun kelas. Ini yang kemudian membuat kita bertanya, sebenarnya dasar penilaiannya apa? Karena sebelumnya sudah ada penilaian dari Baperjakat,” katanya.

Gat juga menyinggung pengalaman pada periode sebelumnya ketika sejumlah ASN yang mengalami perubahan posisi kemudian dipindahkan ke wilayah lain, termasuk Tana Tidung. Ia mempertanyakan apakah pola serupa kembali terjadi dalam kebijakan saat ini.

“Kita pernah melihat pada periode lalu ada ASN yang dihukum atau diturunkan jabatannya, kemudian ada yang dipindahkan ke Tana Tidung. Sekarang muncul lagi persoalan yang sama. Kalau memang ada ASN yang diturunkan atau dipindahkan, apa dasarnya? Apakah memang karena kebutuhan organisasi atau ada pertimbangan lain?” ujarnya.

Menurut Gat, keputusan administratif yang secara formal memiliki dasar hukum tetap perlu dilihat dari sisi dampaknya terhadap ASN. Ia menyebut kebijakan tertentu dapat dirasakan sebagai bentuk peminggiran apabila tidak disertai alasan yang jelas dan objektif.

Baca Juga  Pemekaran Krayan Dinilai Strategis Percepat Pembangunan

“Ini memang bukan penganiayaan secara fisik. Tapi kalau seseorang dipindahkan atau diturunkan melalui sebuah kebijakan yang prosesnya terlihat prosedural, tetapi sebenarnya membuat dia tersisih, kan dampaknya tetap ada. Ini yang harus kita hindari dalam birokrasi,” kata Gat.

Ia juga mengingatkan pihak-pihak yang terlibat dalam proses penilaian maupun penempatan ASN agar tidak menggunakan kewenangannya untuk memperlakukan aparatur secara tidak adil.

“Kalau boleh saya sampaikan kepada siapa pun yang terlibat dalam proses ini, baik tim 56 maupun apa pun namanya, jangan sampai kewenangan itu digunakan untuk menganiaya sesama ASN. Kita ini sama-sama bagian dari pemerintahan. Kalau sesama ASN saja diperlakukan seperti itu, bagaimana kita mau memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat?” tegasnya.

Gat berharap kebijakan mutasi dan promosi ASN ke depan dapat dilakukan secara objektif, transparan dan berdasarkan kebutuhan organisasi. Ia menilai pembangunan Nunukan membutuhkan keterlibatan seluruh unsur, sehingga kebijakan pemerintahan tidak seharusnya hanya mengakomodasi kelompok tertentu.

“Sudah saatnya kita hentikan pola-pola seperti ini. Nunukan harus dibangun bersama. Tidak bisa hanya satu atau dua kelompok yang menentukan semuanya. Semua harus dilibatkan, karena Nunukan ini milik kita semua, semua golongan, semua agama dan semua budaya,” pungkasnya. (*)

 

Tags: ASN NunukanBaperjakatbirokrasi NunukanDPRD NunukanFraksi DemokratGat KhalebKabupaten NunukanKaltarakompetensi ASNmutasi ASNPemkab Nunukanprofesionalitas ASNpromosi ASN
Advertisement Banner

Baca Juga

DPRD Nunukan Ingatkan Serapan Anggaran 2027 Harus Diikuti Hasil Nyata
Nunukan

DPRD Nunukan Ingatkan Serapan Anggaran 2027 Harus Diikuti Hasil Nyata

26 Oktober 2026
Mansur Dorong Simulasi Bencana di Sekolah Digelar Minimal Setahun Sekali
Nunukan

Mansur Dorong Simulasi Bencana di Sekolah Digelar Minimal Setahun Sekali

25 Oktober 2026
Hasbi Perjuangkan Sarana Operasional Pembudidaya Rumput Laut Nunukan Selatan
Nunukan

Hasbi Perjuangkan Sarana Operasional Pembudidaya Rumput Laut Nunukan Selatan

25 Oktober 2026
Perintis Saka Adhyasta Pemilu di Kaltara, Pramuka Nunukan Siap Melebarkan Sayap hingga Kecamatan
Nunukan

Perintis Saka Adhyasta Pemilu di Kaltara, Pramuka Nunukan Siap Melebarkan Sayap hingga Kecamatan

24 Oktober 2026
DPRD Nunukan Tekankan Kaitan Kesejahteraan Warga dan Ketahanan Nasional
Nunukan

DPRD Nunukan Tekankan Kaitan Kesejahteraan Warga dan Ketahanan Nasional

21 Oktober 2026
Jumlah Warga Miskin Nunukan Bertambah 180 Orang, Garis Kemiskinan Tembus Rp663 Ribu
Nunukan

Jumlah Warga Miskin Nunukan Bertambah 180 Orang, Garis Kemiskinan Tembus Rp663 Ribu

21 Oktober 2026
Next Post
Prabowo Minta Pasien BPJS Tak Dibedakan, Pemerintah Siapkan Rp20 Triliun

Prabowo Minta Pasien BPJS Tak Dibedakan, Pemerintah Siapkan Rp20 Triliun

BPJS Kesehatan Siapkan Mitigasi Peserta PBI Berpotensi Nonaktif

BPJS Kesehatan Siapkan Mitigasi Peserta PBI Berpotensi Nonaktif

Perubahan APBD Tarakan Disetujui, Pendapatan Rp918 Miliar dan Belanja Rp996 Miliar

Perubahan APBD Tarakan Disetujui, Pendapatan Rp918 Miliar dan Belanja Rp996 Miliar

Berita Populer

  • Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    Empat Tersangka Kredit Fiktif Bankaltimtara Diserahkan ke Jaksa

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkot Tarakan Siapkan Lahan SNT 11, Gedung Permanen Ditargetkan Tahun Depan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Langgar Aturan, Tiga Anggota Polresta Bulungan Kehilangan Status Polisi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Wakapolda Kaltara Hadiri Penyambutan Wakil Panglima TNI dalam Rangka Kunjungan Kerja di Wilayah Kalimantan Utara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dua Debitur PT IDK Grup Susul Empat Tersangka Bank di Tahap II Kasus Kredit Fiktif BPD Kaltimtara

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • DPRD bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Parlemen
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
    • Parlemen
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.