KUTAI TIMUR, Headlinews.id – Korban kebakaran di Desa Batu Timbau, Kecamatan Batu Ampar, Kabupaten Kutai Timur, mulai menerima bantuan kebutuhan dasar dari Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur, Minggu (29/3/2026).
Bantuan tersebut disalurkan melalui Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur sebagai bentuk respons cepat pemerintah dalam menangani dampak bencana serta memastikan kebutuhan dasar para penyintas tetap terpenuhi.
Paket bantuan yang diberikan meliputi logistik permakanan, perlengkapan pengungsi, serta kebutuhan khusus bagi kelompok rentan.
Penyaluran bantuan dipimpin langsung Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalimantan Timur, Andi Muhammad Ishak didampingi Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Achmad Rasyidi serta Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Doni Juliansyah.
Andi Muhammad Ishak mengatakan, bantuan yang disalurkan merupakan bagian dari pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang sosial dalam penanganan bencana, khususnya untuk memastikan pemenuhan kebutuhan dasar korban.
“Pemerintah wajib hadir dalam kondisi seperti ini. Melalui SPM, kami memastikan kebutuhan dasar penyintas dapat terpenuhi, terutama untuk kejadian yang menjadi kewenangan provinsi,” ujarnya.
Ia menegaskan, bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban para korban, terutama yang kehilangan tempat tinggal dan kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari secara mandiri.
“Harapannya, bantuan ini bisa membantu mereka bertahan di masa sulit. Jangan sampai setelah terkena musibah, kebutuhan dasarnya tidak terpenuhi dan justru memperburuk kondisi mereka,” katanya.
Selain penyaluran bantuan, pihaknya juga menyampaikan pesan dari Gubernur Kalimantan Timur agar para penyintas tetap tabah menghadapi musibah yang terjadi. Pemerintah, kata dia, akan terus memberikan dukungan selama masa pemulihan.
Ia juga mengingatkan pentingnya evaluasi terhadap kejadian kebakaran yang terjadi berulang di wilayah tersebut. Pemerintah daerah diminta meningkatkan langkah pencegahan guna meminimalkan risiko kejadian serupa di masa mendatang.
Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial, Achmad Rasyidi menjelaskan bahwa penyaluran bantuan telah melalui proses koordinasi dengan berbagai pihak di daerah.
“Kami sudah berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Kutai Timur, relawan TAGANA, serta pemerintah kecamatan dan desa setempat. Sebelumnya tim juga turun langsung ke lokasi untuk melakukan asesmen,” ujarnya.
Ia menambahkan, pendataan korban menjadi dasar dalam menentukan jenis dan jumlah bantuan yang disalurkan, sehingga sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur memastikan akan terus memantau kondisi korban kebakaran di Desa Batu Timbau hingga masa tanggap darurat berakhir, termasuk menyiapkan langkah lanjutan dalam proses pemulihan sosial masyarakat terdampak.
“Data korban kami gunakan untuk kaji cepat, sehingga bantuan yang diberikan benar-benar sesuai dengan kebutuhan penyintas,” katanya. (*)










