NUNUKAN, Headlinews.id – Dalam rangkaian kunjungan kerjanya di wilayah perbatasan, Kapolda Kalimantan Utara, Irjen Pol. Djati Wiyoto Abadhy, meninjau sejumlah Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan Operasi Ketupat Kayan 2026 di Kabupaten Nunukan, Sabtu (14/3/2026).
Peninjauan dilakukan untuk memastikan kesiapan personel serta sarana pendukung pengamanan arus mudik dan arus balik Idulfitri 1447 H, khususnya di kawasan perbatasan RI–Malaysia.
Rangkaian kunjungan dimulai pukul 11.40 WITA di Pos Satgas Pamtas Bukit Keramat, Sebatik, di mana Kapolda menyerahkan bingkisan kepada anggota yang bertugas menjaga wilayah perbatasan.
“Kami memastikan seluruh personel berada dalam kondisi siap, sarana dan prasarana lengkap, agar masyarakat yang melintas perbatasan dapat merasa aman dan nyaman,” kata Kapolda saat meninjau pos tersebut.
Kunjungan dilanjutkan ke Pos Koramil 0911-07/Sebatik Barat, Pos Satgas Pamtas Bambangan, dan Pos Satgas Marinir Bambangan. Di setiap lokasi, Kapolda mengecek kesiapan logistik, fasilitas komunikasi, serta jalur evakuasi darurat.
Di sela kunjungan, Kapolda menunaikan Sholat Dzuhur di Masjid Bambangan sebelum melanjutkan ke Pos Pelayanan Operasi Ketupat Kayan 2026 di Dermaga Tradisional Bambangan, yang difokuskan pada pelayanan masyarakat, pos registrasi penumpang, dan pos kesehatan.
Setelah itu, rombongan menyeberang menggunakan Speedboat Kayan 1 menuju Pelabuhan Tunon Taka Nunukan, tiba sekitar pukul 13.05 WITA. Kedatangan Kapolda disambut oleh Kapolres Nunukan AKBP Bonifasius Rumbewas, S.I.K., Danlanal Nunukan Kolonel Laut (P) Primayantha Maulana Malik, S.T., M.Tr.Opsla., serta jajaran pejabat terkait.
Di pelabuhan, Kapolda meninjau Pos Pelayanan Idul Fitri, Pos Pengamanan Alun-alun Jalan Patimura, dan Pos Pengamanan PLBL (Pos Lintas Batas Laut) Nunukan.
Ia menekankan agar setiap pos memantau arus penumpang dan kendaraan secara intensif, serta menyiapkan langkah antisipasi bila terjadi kemacetan atau kecelakaan.
“Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama. Personel harus siaga penuh, jangan sampai ada hal-hal yang terlewat,” ujar Djati Wiyoto.
Kapolda juga mengingatkan seluruh personel untuk menjaga kesehatan dan stamina selama bertugas. Ia meminta para perwira pos memperhatikan kondisi anggotanya dari sisi kesehatan, kesiapan tugas, dan kelengkapan operasional.
“Personel yang sehat dan terjaga staminanya akan mampu melayani masyarakat dengan lebih baik. Pengamanan arus mudik bukan hanya soal jumlah personel, tapi kesiapan fisik dan mental mereka juga sangat penting,” tegasnya.
Selain itu, Kapolda menyerahkan bingkisan kepada seluruh anggota sebagai bentuk apresiasi. Ia menekankan pelayanan yang humanis, adil, dan profesional harus selalu diterapkan.
“Kehadiran Polri harus dirasakan masyarakat. Kita bukan hanya mengamankan, tapi juga menjadi pengayom dan pelindung. Setiap fasilitas harus mendukung kenyamanan dan keselamatan penumpang,” tambahnya.
Selama kunjungan, situasi di wilayah hukum Polres Nunukan terpantau aman, tertib, dan kondusif. Kapolda menegaskan bahwa pengawasan dan koordinasi di pos-pos perbatasan maupun pelabuhan utama akan terus dilakukan hingga akhir masa Operasi Ketupat Kayan 2026.
“Harapannya, seluruh proses pengamanan arus mudik dan balik Idulfitri di perbatasan RI–Malaysia dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan rasa aman bagi masyarakat yang melintas. Sekaligus memastikan seluruh personel siap menghadapi berbagai kemungkinan di lapangan,” tegasnya. (*)










