BALIKPAPAN, Headlinews.id– Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Balikpapan tengah mengebut pengerjaan saluran drainase di Jalan A Yani. Proyek ini ditargetkan selesai pada Desember 2025.
Hal tersebut disampaikan Kabid Sumber Daya Air (SDA) Dinas PU Balikpapan, Jen Supriyanto, saat ditemui di kantornya, Rabu (27/8/2025).
Menurut Jen, pengerjaan drainase dilakukan untuk mengurangi genangan air yang kerap muncul setiap kali hujan deras mengguyur kawasan tersebut.
Selama ini, kawasan Jalan A Yani memang dikenal sebagai titik rawan genangan, sehingga sering menimbulkan keluhan dari masyarakat maupun pengguna jalan.
“Saat ini pengerjaan masih berlangsung, saluran kita keruk dan perdalam agar mampu menampung volume air lebih banyak. Harapannya, air yang biasanya menggenang bisa cepat masuk ke saluran,” jelasnya.
Drainase yang diperbaiki membentang sepanjang kurang lebih 400 meter, mulai dari kawasan Tugu Jam hingga depan gerai Eraphone.
Jen menambahkan, pengerjaan tidak hanya menitikberatkan pada fungsi teknis untuk menampung air hujan, tetapi juga akan dibuat lebih rapi dan estetis.
“Tidak hanya fungsional, tetapi juga akan memperindah lingkungan sekitar. Jadi kawasan ini lebih nyaman dipandang mata,” tambahnya.
Sejumlah pekerja sudah terlihat di lapangan sejak awal Agustus. Selain melakukan penggalian, pekerja juga mulai pengerukan sedimen, serta pembenahan dinding saluran agar lebih kokoh dan tahan lama.
PU Balikpapan juga mengerahkan alat berat untuk mempercepat pengerjaan, mengingat kondisi saluran lama banyak yang tertutup endapan tanah dan sampah.
Jen optimistis proyek bisa rampung sesuai jadwal, bahkan lebih cepat apabila kondisi cuaca mendukung.
“Kalau tidak terhalang hujan deras, pengerjaan bisa selesai lebih awal dari target. Namun tetap kita perhitungkan kemungkinan kendala di lapangan. Karena kalau curah hujan tinggi, tentu pekerjaan akan sedikit tertunda,” ungkapnya.
Pembangunan drainase ini diharapkan dapat mengurangi gangguan bagi pengguna jalan. Selama ini, genangan air yang meluber ke badan jalan kerap mengganggu arus lalu lintas, bahkan berpotensi menimbulkan kecelakaan lalu lintas.
Dengan saluran baru yang lebih besar dan dalam, air diharapkan lebih cepat surut dan tidak lagi menutup sebagian badan jalan.
“Intinya, kami ingin memastikan masyarakat bisa lebih nyaman melintas di Jalan A Yani, terutama saat musim hujan. Jalan adalah akses vital bagi warga, sehingga harus dijaga fungsinya agar tetap aman dan nyaman,” tutur Jen.
Selain manfaat teknis, proyek drainase ini juga menjadi bagian dari program penataan kota. Pemkot Balikpapan ingin kawasan jalan protokol terlihat rapi, tertata, dan bebas dari masalah genangan.
Dengan begitu, wajah kota sebagai pintu gerbang Kalimantan Timur menuju Ibu Kota Nusantara (IKN) semakin layak ditampilkan.
Ke depan, Dinas PU berencana melakukan evaluasi berkala pada sistem drainase di titik-titik rawan lainnya. Dengan pola perawatan dan perbaikan secara bertahap, diharapkan persoalan genangan di Balikpapan dapat diminimalisasi.
“Perbaikan di Jalan A Yani adalah salah satu prioritas, tapi bukan yang terakhir. Kita akan menyusun skala prioritas di titik lain yang juga butuh perhatian,” pungkas Jen.