TARAKAN, Headlinews.id – Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Provinsi Kalimantan Utara menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Tahun 2026 di Sekretariat JMSI Kaltara, Jalan Pulau Kalimantan, Kota Tarakan, Sabtu (1/2/2026).
Rakerda dihadiri Ketua JMSI Kaltara Mulyadi Abdillah beserta jajaran pengurus. Sejumlah pengurus yang berada di luar Kota Tarakan mengikuti kegiatan secara daring.
Rakerda berlangsung sederhana, serta menghasilkan sejumlah program kerja yang akan dijalankan pengurus JMSI se-Kalimantan Utara.
Ketua JMSI Kaltara, Mulyadi Abdillah, mengatakan Rakerda menjadi momentum penting untuk menyusun arah dan strategi organisasi ke depan, khususnya dalam memperkuat peran media siber yang profesional, independen, dan berintegritas di Kalimantan Utara.
Ia menegaskan, JMSI tidak hanya berfungsi sebagai organisasi media, tetapi juga sebagai penjaga marwah pers di tengah derasnya arus informasi digital.
“Media siber hari ini dihadapkan pada tantangan besar, mulai dari disrupsi teknologi hingga maraknya informasi yang tidak terverifikasi. JMSI harus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga kualitas pemberitaan,” ujar Mulyadi.
Melalui Rakerda 2026, lanjutnya, seluruh pengurus menyepakati sejumlah program kerja strategis yang menitikberatkan pada penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas wartawan dan pengelola media, serta konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kabupaten dan kota.
Mulyadi juga menekankan pentingnya soliditas internal dan sinergi eksternal agar JMSI Kaltara dapat berperan aktif sebagai mitra kritis dan konstruktif bagi pemerintah daerah.
“Kami ingin JMSI menjadi rumah besar bagi media siber di Kalimantan Utara, yang tidak hanya kuat secara organisasi, tetapi juga dipercaya oleh publik,” tegasnya.
Ia berharap hasil Rakerda ini dapat segera diimplementasikan secara konsisten oleh seluruh pengurus, sehingga JMSI Kaltara mampu berkontribusi nyata dalam menciptakan ekosistem pers yang sehat, profesional, dan bertanggung jawab.
Selain itu, JMSI Kaltara mendorong keterlibatan aktif media anggota dalam berbagai kegiatan sosial, seperti bakti sosial, bantuan kemanusiaan, serta edukasi literasi media kepada masyarakat dan pelajar.
“Kegiatan sosial ini penting agar media tidak hanya hadir lewat pemberitaan, tetapi juga dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat. Ini sekaligus bagian dari tanggung jawab sosial pers,” pungkas Mulyadi. (JNews)










