TANA TIDUNG, Headlinews.id – Sebanyak 2.436 kepala keluarga (KK) di Kabupaten Tana Tidung akan menerima bantuan pangan berupa beras. Masing-masing keluarga penerima manfaat mendapat alokasi 30 kilogram beras.
Wakil Bupati Tana Tidung bersama Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Tana Tidung menerima kunjungan Badan Pangan Nasional dan Perum BULOG di ruang rapat Wakil Bupati Tana Tidung, Senin (7/9/2026). Pertemuan tersebut membahas rencana distribusi bantuan pangan kepada masyarakat penerima manfaat.
“Intinya kami menyambut baik program bantuan ini. Kami akan membantu memastikan proses penyalurannya berjalan lancar dan berasnya benar-benar diterima oleh masyarakat yang sudah terdata,” ujar Wakil Bupati Tana Tidung.
Data penerima bantuan ditetapkan berdasarkan hasil survei dan pendataan Badan Pangan Nasional. Data tersebut menjadi acuan dalam menentukan keluarga yang memperoleh bantuan beras.
Dengan alokasi 30 kilogram per keluarga, total beras yang disiapkan untuk 2.436 penerima mencapai sekitar 73,08 ton.
Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan pangan rumah tangga sekaligus menjaga akses masyarakat terhadap bahan pangan pokok.
Pemerintah Kabupaten Tana Tidung akan berkoordinasi dengan Badan Pangan Nasional dan Perum BULOG dalam proses distribusi. Pengawasan di daerah diperlukan agar penyaluran mengikuti data penerima yang telah ditetapkan.
Wakil Bupati mengatakan pemerintah daerah siap mendukung pelaksanaan distribusi di wilayah Tana Tidung, termasuk melakukan koordinasi dengan pihak terkait apabila terdapat kendala di lapangan.
“Kami tinggal memperkuat koordinasinya di daerah. Kalau ada kendala dalam proses distribusi, tentu akan kami komunikasikan bersama pihak terkait supaya bantuan ini tidak terhambat,” katanya.
Bantuan beras tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan keluarga penerima sekaligus meringankan pengeluaran rumah tangga.
“Semoga bantuan ini bisa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Bagi keluarga penerima, bantuan beras ini tentu bisa membantu kebutuhan sehari-hari,” tutupnya. (*)










