Sabtu, Agustus 30, 2025
Headlinews.id
Advertisement Banner
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
  • Opini
No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
  • Opini
No Result
View All Result
HealthNews
No Result
View All Result
Home HIBURAN

Menyelami Tradisi Dayak Lewat Film Tale of the Land    

by redaksi
28 Agustus 2025
in HIBURAN
A A
Menyelami Tradisi Dayak Lewat Film Tale of the Land     

Poster resmi film Tale of the Land yang menampilkan karakter May dan Tuha.

TARAKAN – Tale of the Land menjadi salah satu film Indonesia yang menonjolkan kekayaan budaya dan keindahan alam Kalimantan Timur. Disutradarai Loeloe Hendra dan diproduksi oleh KawanKawan Media, film ini menghadirkan cerita yang kuat dengan nuansa lokal yang autentik.

Berkisah tentang May, seorang gadis Dayak yang tinggal bersama kakeknya, Tuha, di sebuah rumah terapung di atas danau. Trauma akibat kehilangan orang tua membuat May tidak mampu menginjak tanah, sehingga kehidupannya terikat pada air.

Baca Juga

Tak Perlu Gym, Push Up Bisa Jadi Olahraga Andalan di Rumah

8 Tips Praktis untuk Memudahkan Pekerjaan Ibu Rumah Tangga

Begini Cara Mengusir Bad Mood di Tengah Rutinitas

Cerita ini mencerminkan hubungan manusia dengan alam serta tradisi masyarakat Dayak.

Proses syuting dilakukan sepenuhnya di atas air, di danau Kota Bangun, Kalimantan Timur, selama hampir satu bulan. Rumah terapung, perahu tradisional, dan kehidupan masyarakat di sekitar danau menjadi latar utama, menciptakan visual yang memukau dan autentik.

Film berdurasi 99 menit ini menggunakan bahasa Kutai, bahasa lokal yang jarang muncul dalam film Indonesia. Penggunaan bahasa daerah ini menambah kedalaman budaya sekaligus memperkuat identitas lokal yang diangkat dalam cerita.

Pemeran utama dalam film ini adalah Shenina Cinnamon sebagai May dan Arswendy Bening Swara sebagai Tuha. Selain itu, film ini juga dibintangi Angga Yunanda dan Yusuf Mahardika, memadukan generasi aktor muda dan senior untuk menghadirkan akting yang natural.

Tale of the Land menekankan aspek budaya Dayak, mulai dari adat istiadat, kehidupan di rumah terapung, hingga keterikatan manusia dengan alam. Menjadi contoh karya yang membawa identitas lokal Kalimantan ke layar lebar secara estetis dan otentik.

Selain itu, film ini juga menampilkan keindahan alam Kalimantan Timur, mulai dari danau, hutan, hingga kehidupan desa di tepian air. Visual yang puitis tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi penonton yang ingin mengenal budaya dan alam Kalimantan lebih dekat.

Film ini pernah diputar di beberapa festival di Indonesia, termasuk Jogja-Netpac Asian Film Festival (JAFF) 2024, dan mendapatkan perhatian penonton nasional serta kritikus film yang mengapresiasi nuansa lokal dan simbolisme cerita.

Bagi masyarakat yang ingin menonton Tale of the Land, film ini tersedia di beberapa platform streaming lokal Indonesia dan bisa diakses secara digital melalui layanan seperti Mola TV dan Vidio.

Selain itu, beberapa bioskop independen di kota besar di Indonesia juga menayangkan film ini untuk periode terbatas.

Dengan cerita yang kuat, visual yang memukau, dan fokus pada budaya serta alam Kalimantan, Tale of the Land membuktikan bahwa narasi lokal mampu menarik perhatian penonton luas.

Film ini menjadi contoh penting bagi perfilman Indonesia untuk terus menampilkan karya yang berakar pada identitas lokal dan lingkungan.

Berikut informasi lengkap mengenai film Tale of the Land, sebuah karya sinematik yang mengangkat budaya dan alam Kalimantan Timur, khususnya suku Dayak, dengan pendekatan visual yang kuat dan puitis.

🎬 Detail Film

Judul: Tale of the Land

Sutradara & Penulis Skenario: Loeloe Hendra

Durasi: 99 menit

Bahasa: Kutai dan Indonesia

Genre: Drama, Fantasi

Produksi: KawanKawan Media

Lokasi Syuting: Kota Bangun, Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur

Tanggal Rilis Perdana: 4 Oktober 2024, di Busan International Film Festival (BIFF) 2024

Penghargaan: FIPRESCI Prize di BIFF 2024; Best Lead Performance di QCinema International Film Festival 2024 untuk Shenina Cinnamon

📖 Sinopsis

Film ini mengisahkan May, seorang gadis Dayak yang trauma akibat kehilangan orang tuanya dalam konflik agraria. Trauma tersebut membuatnya tidak bisa menginjakkan kaki di daratan. May tinggal bersama kakeknya, Tuha, di sebuah rumah apung di atas danau yang jauh dari daratan.

Kehidupan mereka yang tenang terganggu dengan kehadiran seorang anak laki-laki bernama Lawa, yang mengingatkan May pada masa lalu dan menantang keyakinannya tentang tanah dan warisan leluhur .

🎭 Pemeran Utama

Shenina Cinnamon sebagai May

Arswendy Bening Swara sebagai Tuha

Angga Yunanda

Yusuf Mahardika

🎥 Produksi & Lokasi

Lokasi Syuting: 90% syuting dilakukan di atas air, mengambil lokasi di Kota Bangun, Kalimantan Timur .

Proses Produksi: Syuting berlangsung selama hampir satu bulan pada Januari 2024, dengan seluruh adegan dilakukan di atas air.

Pendanaan: Film ini mendapatkan dukungan dari Doha Film Institute untuk tahap pasca-produksi .

📺 Cara Menonton

Film ini dapat diakses melalui beberapa platform streaming lokal Indonesia, seperti:

Mola TV

Vidio

Selain itu, beberapa bioskop independen di kota besar di Indonesia juga pernah menayangkan film ini dalam periode terbatas.

Headlinews.id 

 

Tags: budaya KalimantanDayakfilm indonesiaFilm LokalKalimantan TimurKawanKawan MediaLoeloe Hendrarumah terapungsinema IndonesiaTale of the Land
Advertisement Banner

Baca Juga

Tak Perlu Gym, Push Up Bisa Jadi Olahraga Andalan di Rumah
HIBURAN

Tak Perlu Gym, Push Up Bisa Jadi Olahraga Andalan di Rumah

29 Agustus 2025
8 Tips Praktis untuk Memudahkan Pekerjaan Ibu Rumah Tangga
HIBURAN

8 Tips Praktis untuk Memudahkan Pekerjaan Ibu Rumah Tangga

27 Agustus 2025
Begini Cara Mengusir Bad Mood di Tengah Rutinitas
HIBURAN

Begini Cara Mengusir Bad Mood di Tengah Rutinitas

26 Agustus 2025
Begini Cara Menghemat Baterai HP agar Awet Seharian   
HIBURAN

Begini Cara Menghemat Baterai HP agar Awet Seharian  

25 Agustus 2025
Resep Tekwan Putih Telur, Gurih Lembut dengan Kuah Segar    
HIBURAN

Resep Tekwan Putih Telur, Gurih Lembut dengan Kuah Segar   

24 Agustus 2025
Sumber Air Panas Sajau, Bulungan: Sensasi Berendam dan Menyelami Keajaiban Panas Bumi Kalimantan Utara
HIBURAN

Sumber Air Panas Sajau, Bulungan: Sensasi Berendam dan Menyelami Keajaiban Panas Bumi Kalimantan Utara

23 Agustus 2025
Next Post
RM Sederhana Segera Hadir di IKN!

RM Sederhana Segera Hadir di IKN!

Semarak Program SEBUSE Sikat Po’, Cara Seru Pekerja Kilang Unit Balikpapan Jalani Gaya Hidup Sehat

Semarak Program SEBUSE Sikat Po’, Cara Seru Pekerja Kilang Unit Balikpapan Jalani Gaya Hidup Sehat

Polda Kalimantan Utara Gelar Malam Kenal Pamit Dan Pisah Sambut Kapolda

Polda Kalimantan Utara Gelar Malam Kenal Pamit Dan Pisah Sambut Kapolda

Berita Populer

  • Hari Kedua Pencarian, Korban Kapal Hanyut di Malundung Tarakan Ditemukan Meninggal Dunia

    Hari Kedua Pencarian, Korban Kapal Hanyut di Malundung Tarakan Ditemukan Meninggal Dunia

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Produk Lokal Bulungan “Unjuk Gigi” di Apkasi Otonomi Expo 2025 yang Dibuka Presiden Prabowo  

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Syarwani Tegaskan Peran Masyarakat Adat dalam Kelestarian Hutan Bulungan  

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • PWI Kaltara di Persimpangan: Kongres Dekat, Dukungan Belum Jelas, Mosi Tidak Percaya Muncul  

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Desak PWI Kaltara Laksanakan Pleno Pembenahan Organisasi

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Headlinews.id

Kami merupakan portal berita online yang berdiri pada tahun 2024, berkomitmen untuk menghadirkan berita dan informasi terkini yang akurat, kredibel, dan berimbang.

Tentang Kami

  • Kontak
  • Redaksi
  • Tentang kami
  • Pedoman Media Siber

Menu

  • Balikpapan
  • Berau
  • BERITA
  • Bontang
  • Bulungan
  • Ekonomi
  • HIBURAN
  • HUKUM
  • INTERNASIONAL
  • KALTARA
  • KALTIM
  • Kesehatan
  • KRIMINAL
  • Kutai Barat
  • Kutai Kertanegara
  • Malinau
  • NASIONAL
  • Nunukan
  • Olahraga
  • Opini
  • Otomotif
  • Pemprov Kaltara
  • Pemprov Kaltim
  • Penajam Paser Utara
  • Pendidikan
  • PILKADA
  • POLITIK
  • Samarinda
  • Sosial Budaya
  • Tana Tidung
  • Tarakan
  • TEKNOLOGI

© 2023 PT. Borneo Media Grup.

No Result
View All Result
  • Home
  • BERITA
  • DAERAH
    • KALTARA
      • Tarakan
      • Nunukan
      • Bulungan
      • Malinau
      • Tana Tidung
    • KALTIM
      • Samarinda
      • Balikpapan
      • Penajam Paser Utara
      • Sangatta
      • Kutai Kertanegara
      • Kutai Barat
      • Berau
      • Bontang
  • NASIONAL
  • INTERNASIONAL
  • INFOGRAFIS
  • RUBRIK
    • HUKUM
    • KRIMINAL
    • POLITIK
    • Ekonomi
    • Pendidikan
    • Olahraga
    • Kesehatan
    • Otomotif
    • HIBURAN
    • Sosial Budaya
    • PILKADA
    • TEKNOLOGI
  • ADV
    • Pemprov Kaltara
    • Pemprov Kaltim
  • Opini

© 2023 PT. Borneo Media Grup.